Rabu, 30 November 2016

JENIS MODEL OSI LAYER

Selamat Pagi/Siang/Malam para warga medsos semua. Kali ini gw akan membahas beberapa macam jenis MODEL OSI LAYER :

   Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

   Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protocol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Inilah Contoh Model Osi Layer
 Berikut Penjelasan mengenai Model Osi Layer di bawah ini :




    Model OSI Layer

    Application
    layer


    Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur
    bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan
    kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah
    HTTP, FTP, SMTP, dan NFS
     .

    Presentation
    Layer

    Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.


    Session
    Layer

    Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau
    dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.



    Transport
    Layer

    Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah
    diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket
    diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp
    paket-paket yang hilang di tengah jalan.



    Network
    Layer

    Berfungsi
    untuk mendefinisikan alamat-alamat IP,
    membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan
    routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch
    layer-3
    .



    Data-
    Link Layer

    Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang
    disebut sebagai frame.



    Physical
    Layer

    Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan,
    sinkronisasi bit, arsitektur jaringan ( seperti halnya Ethernet atau Token Ring ), topologi jaringan dan pengabelan.  



    Sekian dari penjelasan gue mengenai tentang penjelasan Model OSI Layer.

    KEEP STAY ON MY BLOG :))

    sumber : wikipedia.com 

    Comments system

    Disqus Shortname